Menag Luncurkan PMB PTKIN 2026, 36 Kampus Unggul Inklusif Siap Terima Mahasiswa
"Kami melakukan trasformasi melalui pengenalan sistem pemetaan disabilitas dan sistem rekomendasi peminatan, tujuannya agar pihak kampus dapat menyiapkan sekema pendampingan yang tepat sejak dini, sehingga mahasiswa difabel dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan optimal," tutur Prof Suyitno.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof Phil Sahiron menuturkan, dengan berbagai inovasi yang dilakukan Panitia Nasional PMB PTKIN, pihaknya berharap dapat menjaring calon mahasiswa PTKIN yang berkualitas, sehingga proses transfer ilmu dapat berjalan dengan cukup baik.
"Selamat atas diluncurkannya PMB PTKIN Tahun 2026, semoga PMB tahun ini bisa menghasilkan calon mahasiswa yang betul-betul qualified dan tentunya bisa kita didik dengan cukup baik, dan tentu saja agar ilmu yang diterima mereka dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, serta lebih luas lagi bagi bangsa dan negara," ungkap Prof Sahiron.
Berdasarkan data resmi Panitia Nasional PMB PTKIN dan rilis dari berbagai Universitas Islam Negeri (UIN) untuk tahun akademik 2024/2025, tren prodi favorit menunjukkan dominasi di bidang Pendidikan, Ekonomi Syariah, dan Psikologi.
Secara konsisten, Pendidikan Agama Islam (PAI) menempati urutan pertama sebagai prodi dengan pendaftar terbanyak di hampir seluruh jalur (SPAN-PTKIN maupun UM-PTKIN). Sebagai contoh Program Studi PAI di UIN Sunan Kalijaga secara rutin menempati peringkat pertama dalam jumlah peminat di jalur seleksi keagamaan.