Mau Bahas Pajak JHT, Said Iqbal Ngaku Tak Direspons Purbaya untuk Bertemu
JAKARTA, iNews.id - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal mengaku telah beberapa kali mengajukan permintaan bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Permintaan itu untuk membahas rencana pengenaan pajak atas Jaminan Hari Tua (JHT).
Namun, hingga kini permintaan tersebut disebut belum mendapat respons.
"Saya maaf ya melalui kawan-kawan media nih, sudah dua kali tiga kali saya minta ketemu menteri Purbaya sebagai penasihat khusus presiden tapi nggak direspons," kata Said saat ditemui di Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).
"Jadi kan Pak Purbaya menyatakan 'Oh Iqbal enggak pernah kirim surat'. Iya, saya dengan Pak Purbaya kan sejajar, karena saya minta ketemunya sebagai penasihat khusus presiden bukan sebagai KSPI. Saya setingkat menteri, beliau menteri," sambungnya.
Said pun mengaku telah mengajukan surat resmi agar pertemuan tersebut bisa terjadi. Namun Purbaya kata dia tak kunjung bisa ditemui dengan alasan adanya agenda di luar kota.
"Alasannya suruh bikin surat. Okelah kita merendah sedikit nggak apa-apa lah demi orang kecil. Kita bikin surat. Kita bikin surat jawabannya lagi di luar kota. Ah ini mah menghindar saja lah," tuturnya.