Massa Geruduk Kantor Satpol PP Pati, Tuntut Donasi yang Disita Dikembalikan!
Koordinator aksi Husein membantah tudingan kegiatan mereka ditunggangi kepentingan politik. Dia menyebut penggalangan dana tersebut sepenuhnya berasal dari rakyat, untuk mendukung aksi damai menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
"Saya sudah empat hari galang donasi malah mau disita, kan nggak pas ya. Ini murni dari rakyat, bukan ada tunggangan politik," kata Husein.
Sebelumnya, pembubaran posko donasi yang berada di kawasan Alun-alun Pati berakhir ricuh. Satpol PP Pati yang datang ke lokasi meminta warga membongkar posko karena lokasinya dianggap strategis untuk pelaksanaan kirab HUT Pati.
Namun, massa menolak dan tetap bertahan. Petugas kemudian membawa seluruh logistik hasil donasi, seperti air mineral dan makanan ringan. Massa yang tak terima sempat naik ke atas truk Satpol PP untuk mencoba menurunkan barang-barang mereka.
Tak hanya itu, massa juga melemparkan kardus ke jalan sebagai bentuk kemarahan terhadap aparat. Suasana sempat memanas hingga akhirnya massa mundur secara tertib sambil meneriakkan tuntutan.
Aksi massa ini merupakan rangkaian protes jika pemerintah tidak segera menanggapi tuntutan mereka, terutama terkait kebijakan kenaikan PBB-P2 hingga 250 persen yang dinilai sangat membebani masyarakat kecil.
Editor: Donald Karouw