Mantul! Mahasiswa ITS Raih Beasiswa Besutan Barack Obama di AS
Selama lima minggu di Amerika Serikat, Haikal tidak hanya menghabiskan waktunya belajar berada di universitas saja, melainkan terdapat pula kegiatan kunjungan di beberapa tempat, seperti organisasi, pemerintahan, dan yayasan besar di Arizona.
“Dari sinilah kita bisa mengetahui langsung bagaimana fungsi dan peran masyarakat dalam gerakan sosial di kota itu,” kata dia.
Di samping ilmu dan fasilitasnya yang menjanjikan bagi para awardee, Haikal menjelaskan bahwa beasiswa YSEALI adalah salah satu beasiswa yang memiliki tahapan seleksi yang dikemas cukup sederhana. Hal itu ditunjukkan dengan proses pemberkasan yang hanya membutuhkan Curriculum Vitae (CV), surat rekomendasi, dan esai saja.
“Jadi bagi mereka yang tidak memiliki sertifikat TOEFL atau bukan mahasiswa berprestasi juga memiliki kesempatan,” ucapnya.
Lebih lanjut, kata Haikal, CV yang diinginkan juga bukan sekadar pengalaman organisasi ataupun juara kompetisi, tetapi pengalaman volunteer dan gerakan sosial lainnya dapat dicantumkan. Esai yang diberikan juga cukup singkat, yakni 250 kata untuk mengemas pengalaman sosial yang pernah dilakukan dan dampak yang akan diberikan setelah program singkat ini.