Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Sosok di Balik Penyerahan Diri Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Sadis Wanita di Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Mantan Atasan Taufik Hidayat Minta Dedi Mulyadi Serahkan Uang Sayembara Rp250 Juta ke Korban

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:02:00 WIB
Mantan Atasan Taufik Hidayat Minta Dedi Mulyadi Serahkan Uang Sayembara Rp250 Juta ke Korban
Dadang Ahyar Ismail, mantan atasan Taufik Hidayat pelaku penyekapan sadis terhadap wanita di Bandung. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Mantan atasan Taufik Hidayat, Dadang Ahyar Ismail meminta kepada Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi untuk menyerahkan uangsayembara Rp250 juta ke korban penyekapan dan penganiayaan berinisial YTR. 

Pasalnya, Taufik Hidayat tersangka penyekap dan penganiaya YTR selama tiga tahun berhasil ditangkap polisi usai menjadi buronan. Dedi Mulyadi sempat menjanjikan bonus untuk pihak yang mampu menangkap Taufik. 

Dadang sendiri mengklaim menjadi pihak yang membujuk Taufuk Hidayat untuk menyerahkan diri ke pihak kepolisian. 

"Alhamdulillah akan saya terima dan saya kasihkan ke korban atau Pak KDM (Dedi Mulyadi) langsung kasih ke korban," ucap Dadang dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026). 

Sebelum dibawa petugas ke Mapolda Jawa Barat, Taufik diketahui lebih dahulu mendatangi rumah Dadang di kawasan Ciparay, Kabupaten Bandung, untuk meminta saran dan perlindungan hukum.

Dadang mengungkapkan, Taufik Hidayat merupakan mantan bawahannya saat bekerja di sebuah perusahaan di Kota Bandung. Menurutnya, pelaku telah berulang kali menghubunginya selama sekitar satu pekan terakhir.

"Beberapa hari lalu menelpon saya, dia bilang saya viral pak se Indonesia. Saya minta perlindungan pak. Sampai pada akhirnya dia bilang mau menyerahkan diri," kata Dadang.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut