Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Blak-blakan! Mahfud MD Ungkap Alasan Polri Dilepaskan dari Kementerian Hankam
Advertisement . Scroll to see content

Mahfud: KKB Sudah Rencanakan Penembakan terhadap TGPF Intan Jaya Papua

Selasa, 13 Oktober 2020 - 13:52:00 WIB
Mahfud: KKB Sudah Rencanakan Penembakan terhadap TGPF Intan Jaya Papua
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Foto: Kemenko Polhukam).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut kelompok kriminal bersenjata (KKB) telah merencanakan aksi penyerangan terhadap Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penembakan di Intan Jaya, Papua. Perencanaan itu terlihat dari pola penyerangan yang terorganisasi.

Sebelum aksi penembakan terjadi, Mahfud mengungkapkan, ada dua perempuan yang berjalan lambat di tengah jalan. Kedua perempuan tersebut memang sengaja disiapkan untuk memperlancar aksi KKB.

Petugas yang mengawal TGPF kemudian meminta kedua perempuan itu dapat berjalan di pinggir agar tidak menghalangi laju rombongan. Setelah itu, kata Mahfud, KKB mengeluarkan tembakan dari atas bukit.

"Ketika rombongan TGPF itu berjalan lalu ada perempuan 2 orang di tengah jalan memperlambat laju jalan ini. Pak Faisal itu bilang 'minggir, minggir bu' dia tersenyum saja dan datang tembakan dari atas," katanya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Kondisi terkini anggota TGPF Intan Jaya, Bambang Purwoko yang ditembak KKB usai melakukan olah TKP di Hitadipa, Jumat (9/10/2020). (Foto: TNI)
Kondisi terkini anggota TGPF Intan Jaya, Bambang Purwoko yang ditembak KKB usai melakukan olah TKP di Hitadipa, Jumat (9/10/2020). (Foto: TNI)

Selain mendapatkan tembakan dari atas bukit, rombongan TGPF juga ditembaki dari arah bawah. Mahfud menuturkan, usai penembakan, kedua perempuan tersebut sudah tidak terlihat lagi di jalan.

"Sedangkan saat tembakan datang, perempuan itu hilang lalu ada tembakan dari bawah lagi untuk memberi kesempatan yang di atas lari. Jadi sudah diatur seperti itu," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut