Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PDIP Kritik Diskusi di UGM Hanya Tampilkan Pejabat Pemerintah: Mahasiswa Harus Jadi Narasumber
Advertisement . Scroll to see content

LPOI Minta PPN 12 Persen Dikaji Ulang: Semua Warga Menjerit

Rabu, 25 Desember 2024 - 16:53:00 WIB
LPOI Minta PPN 12 Persen Dikaji Ulang: Semua Warga Menjerit
Jajaran LPOI dalam konferensi pers Refleksi Akhir Tahun LPOI di Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (25/12/2024). (Foto: Ari Sandita Murti)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Lembaga Persaudaraan Ormas Islam (LPOI) meminta rencana kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen pada 2025 dikaji ulang. Sebab, PPN 12 persen dinilai bakal berimbas kepada masyarakat kecil.

"Saya atau kita hanya sebagai penyambung suara anggota atau warga di bawah. Semua warga prihatin, menjerit, pasti dampaknya ada pada orang kecil," ujar Ketua Umum LPOI KH Said Aqil Siroj dalam konferensi pers Refleksi Akhir Tahun LPOI di Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (25/12/2024).

Dia menilai, kenaikan PPN menjadi 12 persen akan membuat harga bahan pokok naik. "Peningkatan pajak sebanyak 12 persen, tapi dampak negatif akan dirasakan oleh rakyat," tuturnya.

Bahkan, kata dia, pemutusan kerja secara massal bisa saja terjadi dengan alasan pajak yang naik. Maka itu, dia berharap pemerintah meninjau kembali tentang rencana kebijakan PPN 12 persen tersebut. 

"Maka sebenarnya kita ingin terbukanya dengan luas lapangan kerja, malah bisa mengancam, yang sudah kerja pun bisa kehilangan pekerjaannya. Jadi sikap kita cobalah, tinjau lah," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut