Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dramatis! Momen Pohon Randu Alas Berusia 250 Tahun di Magelang Ditebang
Advertisement . Scroll to see content

Lonjakan Pasien di Jateng, BNPB Selidiki Potensi Adanya Varian Baru Covid-19

Kamis, 03 Juni 2021 - 12:19:00 WIB
Lonjakan Pasien di Jateng, BNPB Selidiki Potensi Adanya Varian Baru Covid-19
Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito menyebut potensi adanya varian baru covid-19 di Jawa Tengah masih diselidiki. (Foto: dok BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah tengah menyoroti melonjaknya kasus covid-19 di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Pihak berwenang pun terus menyelidiki apakah ada varian baru covid-19 di balik kenaikan signifikan ini.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito mengatakan ada delapan kabupaten/kota yang mengalami kenaikan kasus pasca libur Idulfitri secara signifikan. Daerah-daerah tersebut meliputi Sragen, Tegal, Brebes, Banyumas, Cilacap, Karanganyar, Wonogiri, dan Kudus.

Meski demikian, Ganip mengatakan saat ini belum ditemukan adanya mutasi virus Covid-19 di Jateng. 

“Nantinya ada bagian tersendiri yang akan melacaknya. Nanti juga ada pendampingan dari BNPB untuk itu semua,” kata Ganip dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Selain itu, Ganip mengharapkan peran besar masyarakat dalam menekan lonjakan kasus tersebut. Antara lain tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan melalui 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi).

“Kami juga akan menegakkan lagi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro dengan setegak-tegaknya. PPKM mikro menjadi strategi untuk mencegah, melaksanakan disiplin prokes, mulai dari memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta 3T (tracing, testing, treatment),” tutur Ganip.

Sementara itu, saat ini sebanyak 450 prajurit TNI pun diturunkan dan akan ditugaskan untuk membantu operasi penegakan protokol kesehatan 3M. Lalu memastikan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di wilayah Kabupaten Kudus.

Di sisi lain, Ganip menegaskan kasus Covid-19 yang dihadapi merupakan permasalahan bersama. Oleh karena itu, dirinya beserta jajaran berkomitmen untuk membantu dan mendorong pemerintah daerah untuk mengendalikan kasus Covid-19 melalui berbagai langkah-langkah yang tepat dan terpadu. 

“Kami akan dorong semoga penanganan Covid-19 ini menjadi lebih baik dan kasus dapat dikendalikan,” kata Ganip.

Dalam hal ini, Ganip juga menyerahkan dukungan berupa Dana Siap Pakai (DSP) senilai Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Kudus dan beberapa bantuan lain meliputi tenda isolasi 2 unit, masker kain 20.000 lembar, masker kain anak 10.000 lembar, dan hand sanitizer sebanyak 20 jeriken dengan kapasitas empat liter.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut