Libur Iduladha, Pengunjung Gunung Bromo Melonjak hingga 7.700 Wisatawan
Tak hanya macet, beberapa wisatawan juga mengalami kendala saat memasuki kawasan karena masalah sistem tiket online. Banyak pengunjung mengaku sudah membayar tiket tapi tidak menerima barcode sebagai bukti sah masuk ke kawasan wisata.
“Jika pembayaran sudah berhasil tapi status tiket ditolak, maka petugas akan melakukan validasi manual di lapangan,” ucapnya.
Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan antrean panjang kendaraan jeep dan sepeda motor dari arah Malang menuju Gunung Bromo pada Sabtu dan Minggu. Banyak wisatawan mengeluh karena terjebak macet hingga dua jam.
Pemandu wisata lokal, Ahnaf Lentera Jagad, menyebut kemacetan saat libur panjang adalah hal yang biasa.
“Sudah jadi rahasia umum, setiap liburan panjang pasti macet. Karena tiket dicek satu per satu, itu yang bikin lama,” ujar Ahnaf.
Gunung Bromo memiliki empat jalur masuk utama yang semuanya padat saat libur Iduladha yakni Jemplang (Ngadas, Malang), Wonokitri (Tosari, Pasuruan), Ngadisari (Sukapura, Probolinggo) dan Ranupani (Senduro, Lumajang). Jalur Jemplang dari arah Malang menjadi yang paling ramai karena akses yang lebih mudah dari kota.
Editor: Donald Karouw