Lazismu Luncurkan Program Ramadan, Kedepankan Semangat Berbagi
JAKARTA, iNews.id – Lazismu semakin memperkuat sedekah bagi masyarakat dalam menyambut Ramadan 1439 Hijriah. Mengusung tema Ramadan Berbagi, penyaluran dana zakat, infaq, dan sedekah yang dilakukan secara nasional pada tahun ini menyasar ke bidang sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
“Peran zakat hebat harus memberi ruang kepada setiap orang untuk berbagi," ujar Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief dalam peluncuran Program Ramadhan 1439 H di Aula KH Ahmad Dahlan, Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018).
Dengan berlandaskan semangat itu, Hilman menuturkan bahwa Lazismu akan mengembangkan berbagai kemitraan pendistribusian zakat serta melayani seluas mungkin kepentingan umat.
Sebelum Ramadan, Lazismu telah melaksanakan kegiatan dalam dua program. Pertama, Ekspedisi Zakat yang menyasar kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Kepulauan Maluku.
Pada Mei ini Ekspedisi Zakat tahap kedua berjalan dengan memanfaatkan Klinik Apung Said Thululey yang bersinergi dengan komunitas mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
"Kedua, Lazismu melaksanakan program Back to Masjid di desa tertinggal di kawasan pegunungan Halimun, Bogor, pada pertengahan April kemarin bersama komunitas otomotif offroad," kata Hilman.
Selain dua program yang sudah berjalan tersebut, pada Ramadan ini Lazismu mengusung empat program unggulan Lazismu, yakni Filantropis Cilik, Kado Ramadhan, Back to Masjid, dan Mudikmu Aman.
“Program-program selama Ramadan yang bervariasi ini diharapkan menjadi tulang punggung gerakan zakat dan dampaknya dapat dirasakan semua orang di mana pun berada," kata dia.
Sementara itu Direktur Fundraising Lazismu Rizaludin Kurniawan mengatakan, Lazismu juga memiliki beragam kegiatan lain, di antaranya mendatangkan ulama-ulama berpengaruh atau syeikh dari Timur Tengah.
Kegiatan itu agar gerakan zakat di Ramadan tidak monoton. Lazismu jug melakukan inovasi program lainnya dengan menggandeng komunitas mobil dan motor offroad bertajuk Adventure for Humanity.
"Lembaga amil zakat juga harus mengikuti isu-isu Sustainable Development Goal's (SDGs) dan memberikan alternatif kepada donatur (muzaki) jika ingin menunaikan zakat, infak, dan sedekah lewat program program yang menarik," ujarnya.
Editor: Zen Teguh