Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Singgung Ketidakpastian Global di KTT APEC, Serukan Bangkit dari Ketakutan
Advertisement . Scroll to see content

Latar Belakang APEC dan Negara Anggotanya, Harus Tahu!

Rabu, 07 Februari 2024 - 09:21:00 WIB
Latar Belakang APEC dan Negara Anggotanya, Harus Tahu!
Latar belakang terbentuknya APEC. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Latar belakang APEC atau Asia Pacific Economic Cooperation (Forum Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik) perlu diketahui. Kawasan Asia Pasifik merupakan kawasan yang dinamis dan memiliki peran penting dalam perekonomian global. 

Pada akhir tahun 1980-an, kawasan ini mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat dan saling ketergantungan antar negara semakin erat. Namun, di sisi lain, muncul kekhawatiran akan meningkatnya proteksionisme dan regionalisme yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi global.

Sebagai respon terhadap situasi tersebut, pada tahun 1989 dibentuklah Forum Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) sebagai forum kerjasama ekonomi regional. APEC diharapkan dapat menjadi wadah untuk membahas isu-isu ekonomi dan perdagangan yang dihadapi kawasan Asia Pasifik, serta untuk membangun kerjasama ekonomi regional yang lebih kuat.

Latar Belakang APEC

Dilansir dari laman resmi APEC, Selasa (6/2/2024), APEC pertama kali dikemukakan secara terbuka oleh mantan perdana menteri Australia Bob Hawke. Ia menyampaikan gagasan tersebut dalam pidatonya di Seoul, Korea Selatan pada tanggal 31 Januari 1989. 

Secara umum, terbentuknya forum ekonomi ini didasari pada beberapa faktor, yakni:

Dinamika Politik dan Ekonomi Global

Perubahan politik dan ekonomi dunia yang pesat, terutama di Uni Soviet dan Eropa Timur, mendorong kebutuhan akan forum baru untuk merespon dinamika global.

Kekhawatiran Proteksionisme dan Regionalisme Tertutup

Kegagalan perundingan putaran Eropa dalam tatanan perdagangan dunia memicu kekhawatiran akan proteksionisme dan munculnya kelompok-kelompok ekonomi regional yang eksklusif.

Mengantisipasi Globalisasi dan Saling Ketergantungan

Negara-negara Asia-Pasifik menyadari urgensi untuk mengantisipasi globalisasi dan era saling ketergantungan antar negara.

Munculnya Kelompok Kerja Sama Regional

Berkembangnya berbagai kelompok kerja sama perdagangan regional, seperti NAFTA dan FTAA, mendorong inisiatif serupa di kawasan Asia-Pasifik.

Mendorong Perdagangan dan Investasi Berbasis Pasar Bebas

Terdapat keinginan kuat untuk meningkatkan perdagangan dan investasi di kawasan Asia-Pasifik dengan berlandaskan pada prinsip pasar bebas.

Sepuluh bulan kemudian, 12 negara Asia-Pasifik bertemu di Canberra untuk mendirikan APEC. Anggota pendirinya adalah Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, New Zealand, Filipina, Singapura, Thailand dan Amerika Serikat. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut