Latar Belakang Peristiwa Bandung Lautan Api Beserta Tokoh yang Terlibat
Pasukan sekutu sebenarnya sudah mengeluarkan ultimatum pertama pada 21 November 1945 yang memaksa Bandung dikosongkan paling lambat pada 29 November 1945.
Guna menyelesaikan permasalahan tersebut, digelar perundingan yang hasilnya Bandung dibagi menjadi dua bagian yang dibatasi rel kereta api. Bagian utara dikuasai pasukan sekutu dan selatan dikuasai Indonesia. Namun Belanda belum puas dan ingin menguaasai seluruh Bandung. Atas tuntutan itu, tentara sekutu mengeluarkan ultimatum keduanya agar Tentara Republik Indonesia (TRI) segera mengosongkan Bandung Selatan hingga radius 11-12 kilometer.
Pada awal 1946, pihak sekutu sudah menguasai hampir setiap sudut Kota Bandung yang menimbulkan pertempuran kedua pihak.
Para pejuang Indonesia menyerang posisi musuh di Bandung Utara dengan tembakan mortir, yakni kawasan Jaarbeurs dan kamp Interniran yang juga markas pasukan sekutu.
Serangan tersebut direspons kembali sekutu degan menembakkan artileri mengakibatkan jatuhnya banyak korban dari para pejuang.