Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rismon Sianipar Jawab Laporan JK, Beberkan Bukti Videonya Dimanipulasi AI
Advertisement . Scroll to see content

Kubu Roy Suryo Bantah Aliran Dana dari JK: Kami Tak Terima Satu Rupiah pun!

Kamis, 09 April 2026 - 15:26:00 WIB
Kubu Roy Suryo Bantah Aliran Dana dari JK: Kami Tak Terima Satu Rupiah pun!
Ahmad Khozinudin membantah para tersangka kasus fitnah ijazah palsu Jokowi menerima aliran dana dari Jusuf Kalla (JK) (foto: Ari Sandita)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pengacara Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin membantah para tersangka kasus fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menerima aliran dana dari Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK). Dia menegaskan, tak ada sepeser pun uang yang mengalir ke kantor Roy Suryo cs.

"Saya ingin tegaskan, kami tidak menerima sepeser pun, satu rupiah pun dana untuk perjuangan ini, baik dari Pak JK atau lainnya. Baik untuk kepentingan perjuangan atau kepentingan keluarga kami, tidak," ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, perjuangan Roy Suryo cs dalam membongkar dugaan ijazah palsu Jokowi itu tidak didanai oleh siapa pun.

Dia menerangkan, Roy Suryo cs juga mendukung pelaporan yang dilayangkan JK terhadap Rismon Sianipar terkait tudingan pendanaan tersebut.

"Kami mendampingi Pak Roy, bersama Pak Roy pernah dampingi Rismon, itu karena dorongan panggilan hati untuk menyelamatkan negara kita. Saya, kita semua justru mendukung (laporan JK) agar dugaan pencermaran dan fitnah ini segera diproses," katanya.

Mengenai pernyataan kubu Rismon mengenai video tudingan tersebut hasil buatan kecerdasan buatan atau AI, pihaknya menyerahkan kepada polisi dan hakim untuk menilainya di pengadilan. Pasalnya, bantahan Rismon itu disampaikan setelah adanya laporan yang masuk ke polisi.

"Karena apa yang diklaim Rismon dan kuasa hukumnya yang menyatakan katanya AI, itu menurut kami tidak bernilai. Bantahan itu baru disampaikan setelah ada laporan, sebelumnya tidak pernah ada bantah," kata Ahmad.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut