KSAD Jenderal Dudung Dianugerahi Gelar Adat Dayak Mantir Hai Penambahan, Ini Artinya
JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menerima Penganugerahan Gelar Adat Tertinggi Suku Dayak Kalimantan Tengah Mantir Hai Penambahan dari Ketua Dewan Adat Dayak Agustiar Sabran. Arti gelar tersebut yakni seseorang yang gagah berani, disegani, Arif Bijaksana, ahli strategi dan mampu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Agustiar Sabran mengungkapkan, gelar adat yang diberikan kepada Jenderal Dudung Abdurachman merupakan penghormatan dan penghargaan dari masyarakat Suku Dayak Kalimantan Tengah atas Komitmen KSAD dalam menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa, kerukunan antar umat beragama serta mampu menjaga keberagaman suku bangsa di Indonesia.
Dudung memang bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ny. Rahma Dudung Abdurachman melaksanakan kujungan kerja di wilayah Kodam XII/Tanjungpura Provinsi Kalimantan Tengah pada Sabtu (17/7).
Setibanya di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, KSAD beserta rombongan disambut Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Yudianto Putrajaya, Gubernur Kalimantan Tengah H. Subianto Sabran dan unsur Forkopimda Kalimantan Tengah.
Penyambutan dengan Tradisi Potong Pantan ini menandakan ungkapan selamat datang kepada KSAD dan rombongan di Bumi Pancasila, Bumi Tambun Bungai dengan harapan supaya para tamu yang memotong pantan akan selalu mendapat perlindungan dari Sang Pencipta Alam Semesta atau Yang Maha Kuasa.