Kronologi Penemuan 5 Orang Sekeluarga Tewas Terkubur di Indramayu, Berawal dari Ini
Saksi mata sekaligus tetangga korban, Ami, mengungkapkan kejadian yang diduga warga sebagai kasus perampokan disertai pembunuhan.
"Warga sini tahunya perampokan. Korbannya dikubur satu kali di dalam rumah. Lokasinya di bawah pohon nangka, kemungkinan sudah 3-4 hari lalu tapi warga baru tahu kejadiannya ini," ujar Ami, Selasa (2/9/2025).
Hingga saat ini, penyebab pasti kematian masih diselidiki pihak kepolisian. Namun warga menduga kuat Sahroni dan keluarganya menjadi korban perampokan. Polisi juga terus memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap kasus ini.
Keluarga Sahroni diketahui sudah lama tinggal di rumah tersebut. Sang kepala keluarga merupakan pensiunan bank, sementara istrinya sudah lebih dahulu meninggal dunia. Putranya, Budi, sehari-hari berjualan telur untuk mencukupi kebutuhan keluarga.
Saat ini seluruh jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang, Indramayu, untuk menjalani proses autopsi. Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Indramayu masih melakukan penyelidikan mendalam terkait tragedi pembunuhan sekeluarga ini.
1. H Sahroni bin almarhum H Toyib (75), pensiunan Bank BJB sekaligus pemilik rumah.
2. Budi (45), anak korban pertama, berprofesi wiraswasta.
3. Euis (40), istri Budi, ibu rumah tangga.
4. Ratu (6), anak pertama pasangan Budi dan Euis.
5. Bela (3), anak kedua pasangan Budi dan Euis.
Editor: Donald Karouw