Kronologi Pendaki Hilang di Gunung Butak, Linglung usai Kencing Diduga Hipotermia
Namun, pada pukul 20.10 WIB, dia bangun lagi dan keluar tenda dengan kondisi linglung.
“Gejalanya hilang ingatan seperti hipotermia, tapi survivor ini penuturan temannya diajak bicara itu bilang aku sudah janjian mau mendaki ke gunung lain dengan temannya. Padahal dia sudah di atas gunung,” kata Yoni.
Tak lama kemudian, sekitar pukul 20.15 WIB, Chamdan menghilang dan tidak kembali ke tenda. Kedua rekannya berusaha mencari hingga ke arah Paseban Agung, namun hasilnya nihil.
Pada 17 Agustus 2025 sekitar pukul 18.00 WIB, dua rekannya, Wahyu dan Dewa, turun ke loket pendakian untuk melaporkan kejadian tersebut. Hingga hari ketiga pencarian, tanda-tanda keberadaan Chamdan masih belum ditemukan.
“Pada tanggal 17 Agustus 2025 sekitar pukul 18.00 Wahyu dan Dewa, dua temannya ini turun ke loket melakukan laporan. Hingga hari ini belum ada tanda-tanda keberadaan survivor,” ucapnya.