Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Raffi Ahmad Akui Pernah Ngobrol dengan Perwakilan Blueray Cargo di New York: Basa-Basi
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Lengkap Raffi Ahmad Bertemu Blueray Cargo di New York, Endingnya Terseret Kasus Korupsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:26:00 WIB
Kronologi Lengkap Raffi Ahmad Bertemu Blueray Cargo di New York, Endingnya Terseret Kasus Korupsi
Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam kesempatan tersebut, Raffi juga sempat berfoto dan terekam video bersama pihak yang memperkenalkan perusahaan tersebut. Dokumentasi itulah yang belakangan kembali beredar luas dan menjadi bahan perbincangan publik.

Raffi menegaskan, setelah pertemuan singkat itu tidak pernah ada komunikasi lanjutan dengan pihak Blueray Cargo. Ia mengaku tidak memiliki nomor kontak mereka dan tidak pernah melakukan pembicaraan terkait pengiriman barang.

"Saya tidak ada nomor teleponnya mereka. Tidak pernah terima kiriman apa pun. Namanya pun nggak inget. Memesan pun secara transaksional pun nggak," tegasnya.

Beberapa waktu kemudian, kasus dugaan korupsi importasi barang dan suap di Bea Cukai yang menyeret nama Blueray Cargo mencuat ke publik. Video lama Raffi di depan toko perusahaan tersebut kembali viral dan memunculkan berbagai spekulasi di media sosial.

Akibatnya, nama Raffi ikut disebut-sebut dalam pusaran kasus tersebut meski hingga kini tidak ada bukti yang menunjukkan dirinya terlibat dalam aktivitas impor ataupun transaksi dengan perusahaan yang bersangkutan.

Dalam klarifikasinya, Raffi menegaskan bahwa dirinya hanya bertemu secara tidak sengaja dengan pihak Blueray Cargo saat berada di New York. Ia membantah pernah memesan, menerima, atau mendapatkan fasilitas pengiriman barang dari perusahaan tersebut.

Menurut Raffi, pertemuan yang berlangsung singkat itu kini berkembang menjadi isu besar yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Ia pun berharap penjelasannya dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut