Kronologi Bos Tekstil Asal Bandung Jadi Korban Mutilasi di Malaysia
Kemudian divisi internasional polisi Indonesia bekerja sama dengan polisi Malaysia melakukan penelitian mendalam. Selain itu dilakukan kerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melihat alur keuangan korban.

Sementara dengan Siber Polri, kerja sama untuk melihat track record jaringan korban. Begitu juga dengan Pusdokkes Polri.
"Potongan tubuh di tiga kantong saat ini sudah melakukan pengamanan dua orang dengan identitas JIL, dan AR, warga negara asing (WNA). Saat ini Polda Jabar dengan Bareskrim sudah berupaya dengan bantuan inavis," kata Napoleon.
Nuryanto pergi ke Malaysia pada Kamis 17 Januari 2019. Rencananya, dia akan mengambil uang ke rekanan bisnisnya dari hasil menjual kain di Malaysia. Selama di Malaysia, Nuryanto sempat tiga kali pindah hotel. Namun, pada 22 Januari, pihak keluarga putus komunikasi dengan Nuryanto.
Padahal, pihak keluarga dan penasihat hukum sempat mengonfirmasi ke pihak maskapai yang digunakan Nuryanto, Air Asia. Korban terjadwal akan pulang pada 23 Januari 2019.
Editor: Djibril Muhammad