Kopi Andalan Ekspor RI, Mentan Ingin Jadi Produk Olahan Bernilai Tinggi
JAKARTA, iNews.id - Kinerja ekspor kopi Indonesia yang menembus lebih dari 1,63 miliar dolar AS pada 2024 menunjukkan bahwa komoditas ini memiliki posisi strategis dalam menopang perekonomian nasional. Selain menjadi sumber penghidupan bagi jutaan pekebun, kopi menjadi salah satu andalan ekspor subsektor perkebunan.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menegaskan, arah pengembangan kopi nasional tidak lagi semata-mata berfokus pada peningkatan volume produksi, tetapi juga pada penguatan kualitas, keberlanjutan dan percepatan hilirisasi.
“Pengembangan kopi nasional harus memberikan nilai tambah yang nyata bagi pekebun. Kebijakan ke depan difokuskan pada peningkatan produktivitas kebun rakyat, peremajaan tanaman, penguatan penanganan pascapanen, serta percepatan hilirisasi agar kopi Indonesia tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga dalam produk olahan bernilai tambah tinggi,” ujar Amran, Senin (16/2/2026).
Dia menekankan, hilirisasi menjadi kunci untuk meningkatkan posisi tawar kopi Indonesia di pasar global. Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui pengembangan industri roasting, produksi kopi siap seduh, ekstrak kopi, serta diversifikasi berbagai produk turunan lainnya.
Indonesia Jadi Raja Kopi Dunia, Punya Hampir Setengah Juta Kedai Kalahkan Banyak Negara
Dari sisi perdagangan, ekspor kopi Indonesia pada 2024 tercatat mencapai 316.700 ton dengan nilai lebih dari 1,63 miliar dolar AS. Pemerintah pun menargetkan penguatan akses pasar hingga 2026 melalui peningkatan konsistensi mutu, pemenuhan standar internasional, serta pengembangan produk kopi olahan sesuai kebutuhan pasar global.