KM Barcelona Terbakar, DPR RI: Setiap Nyawa yang Hilang Jadi Cermin Lemahnya Pengawasan
“Tragedi kecelakaan kapal ini terjadi terus menerus di wilayah Indonesia Tengah dan Timur yang masyarakatnya sangat mengandalkan transportasi laut. Negara seharusnya dapat memitigasinya,” ucapnya.
Ia pun mengingatkan bahwa kehilangan nyawa dalam insiden seperti ini tak bisa dianggap biasa. “Setiap nyawa yang hilang adalah bukti nyata dari lemahnya pengawasan, kita turut merasa bersalah atas kejadian ini. Jadi harapannya minimnya kesiapsiagaan, dan kelalaian yang terus terjadi tidak akan lagi diulangi di masa depan dan negara betul betul mampu memastikan dalam memastikan keselamatan warganya di laut,” lanjutnya.
Menurutnya, tragedi ini mestinya menjadi peringatan keras bagi pemerintah untuk berbenah. Irine menyoroti masih banyaknya kapal tua yang tetap diizinkan berlayar, pelabuhan tanpa fasilitas tanggap darurat memadai, dan kurangnya kesiapsiagaan petugas di lapangan.
“Ketika kapal tua tetap diizinkan berlayar, pelabuhan minim fasilitas tanggap darurat, dan petugas keselamatan tak siaga, maka kecelakaan bukan lagi musibah, tapi kelalaian yang berulang,” tegasnya lagi.
Di akhir keterangannya, Irine berharap pemerintah benar-benar serius membenahi sektor transportasi laut demi mencegah jatuhnya korban di kemudian hari. “Harapannya pemerintah mampu melihat ini sebagai tragedi yang tak lagi berulang ke depannya,” pungkasnya.