Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Peneliti Indonesia Diduga Tipu Forum Ilmiah Dunia dengan Riset Palsu, Ini Modusnya!
Advertisement . Scroll to see content

Klarifikasi Rifaldy Fajar, Peneliti Indonesia yang Dituduh Tipu Forum Ilmiah Dunia Lewat Riset Palsu

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:07:00 WIB
Klarifikasi Rifaldy Fajar, Peneliti Indonesia yang Dituduh Tipu Forum Ilmiah Dunia Lewat Riset Palsu
Peneliti Rifaldy Fajar sampaikan klarifikasi usai dituduh lakukan penipuan di forum riset dunia. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengaku khawatir akun tersebut nantinya disalahgunakan oleh pihak tertentu. Kondisi tersebut disebut membuat timnya mengalami tekanan mental yang cukup berat.

"Kami juga tidak mengetahui apabila nantinya akun tersebut disalahgunakan oleh pihak tertentu. Kondisi ini tentu membuat kami sangat terpukul dan tertekan secara mental," sambungnya.

Rifaldy juga menyayangkan karena menurutnya belum ada upaya tabayyun atau klarifikasi langsung kepada pihaknya sebelum informasi tersebut viral di media sosial.

Di akhir pernyataannya, Rifaldy meminta publik untuk menyikapi persoalan tersebut dengan lebih bijak dan tidak melakukan serangan personal.

"Kami mohon kepada semua pihak untuk dapat menyikapi persoalan ini dengan lebih bijak, tidak melakukan serangan personal, dan tidak menggiring kebencian yang dapat merugikan pihak lain secara mental maupun privasi," tutup pernyataan tersebut.

Sebelumnya, dunia akademik internasional dihebohkan dengan dugaan pemalsuan penelitian dalam konferensi ISPPD 2026 di Denmark. Sejumlah peserta asal Indonesia dituding melakukan presentasi menggunakan identitas berbeda serta mempresentasikan riset yang diduga palsu dan dibuat menggunakan AI.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari penyelenggara konferensi maupun otoritas terkait mengenai hasil investigasi dugaan pelanggaran etik ilmiah tersebut.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut