Kisah Wisudawan Terbaik ITS yang Pernah 7 Kali Gagal Masuk PTN
Tak cukup menggali ilmu, Kharin juga aktif berkompetisi untuk memperluas keahliannya. Salah satu lomba yang diikuti adalah Program Mahasiswa Wirausaha Vokasi (PWMV). Dalam program itu, ia mengajukan proposal bertema bisnis kuliner yang mengantarkannya mendapat pendanaan sebesar Rp20 juta pada bisnisnya.
Baginya, perkuliahan merupakan masa untuk mengeksplorasi diri dan membangun relasi seluas mungkin. Meskipun beberapa orang akan merasa terbebani dengan tugas dan waktu yang sempit, Kharin yakin selama ada kesempatan, jangan mudah demotivasi dan tetap berjuang.
“Menjalani hidup perlu adanya hard dan soft skill yang mumpuni,” ucap Kharin.
Ternyata, Kharin memiliki rahasia menjadi wisudawan terbaik ITS, yakni sebelum masuk semester baru, ia akan mencatat dan merencanakan kegiatan yang akan digeluti. Dengan begitu, kegiatan perkuliahan dan nonakademik berjalan sesuai porsinya
“Dengan begitu, saya bisa tahu porsi-porsi waktu dalam berkuliah,” tutur wanita kelahiran 5 Oktober 2000 ini.
Sementara itu, Kharin saat ini telah diterima bekerja di PT Santos Jaya Abadi Kapal Api Global sejak awal tahun 2022. Namun dia juga memiliki keinginan untuk membuka lapangan usaha baru dengan berwirausaha.
“Pengalaman semasa magang memberikan banyak pandangan baru dan meningkatkan pola kerja saya,” ujarnya.
Editor: Puti Aini Yasmin