Kisah Siti Atikoh: Istri Capres Ganjar Pranowo Tulus Berjuang dan Saling Melengkapi
Atikoh mengatakan, dia sangat mendukung kesetaraan jendera dan mendorong perempuan untuk mandiri. Menurut Atikoh, mandiri tak berarti harus bekerja kantoran, karena saat ini banyak peluang bagi perempuan untuk bekerja dari rumah.
"Perempuan mandiri itu, punya harapan, karena tidak menggantungkan hidupnya kepada orang lain, termasuk suami, sebab tidak ada yang tahu ke depan akan seperti apa. Perempuan mandiri itu akan lebih bahagia, karena tahu apa yang harus dilakukan, apa yang menjadi pilihannya. Perempuan mandiri itu menghargai waktu bersama keluarga, anak, bahkan untuk dirinya sendiri," kata Atikoh.
Dia menambahkan setiap perempuan mandiri tetap membutuhkan support system. Bagi yang sudah menikah, maka support system utama bagi perempuan mandiri adalah suami dan anak.
"Support system itu paling utama, karena bisa mendorong perempuan mandiri menjadi dirinya sendiri ke mana pun dia pergi, dan bisa beraktivitas tanpa beban," jelas Atikoh.
Itu sebabnya, Atikoh mengaku sangat konsen dengan isu kesetaraan jender, KDRT, parenting, bahkan mental health yang kini menjadi sorotan publik.
Saat mendampingi Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah, Atikoh lebih banyak terlibat pada kegiatan sosialisasi dan edukasi, termasuk mental health ke ibu-ibu untuk menghadapi anak-anak usia SMA.
"Ke depan mungkin harus melibatkan Guru Bimbingan dan Konseling (BK) agar mempunyai background Psikologi, jadi anak-anak yang menghadap ke BK itu bukan dimarahi karena bermasalah, tapi dievaluasi, digali masalahnya, dan bisa melakukan pendampingan," ujar Atikoh.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq