Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Desa BRILiaN Ketapanrame, Wujud Nyata Pemberdayaan Desa Berkelanjutan
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Sarjana Ilmu Pemerintahan UB yang Pilih Mengabdi di Desa

Jumat, 11 Maret 2022 - 11:21:00 WIB
Kisah Sarjana Ilmu Pemerintahan UB yang Pilih Mengabdi di Desa
Kampus Universitas Brawijaya
Advertisement . Scroll to see content

Tak memiliki pengalaman di pemerintahan sebelumnya tak membuat Ainul patah arang. Apalagi tantangan bertambah karena Desa Susuk Tengah termasuk desa baru di Kabupaten Kutai Timur.

“Ini desa baru. Sekitar empat tahun dipimpin pelaksana jabatan, baru sekarang saya yang baru 4 bulan ini memimpin. Tugasnya tak mudah salah satunya menyusun RPJMDes. Meski saya baru tapi yang penting kerjasama dengan perangkat desa yang lain,” kaya Ainul.

Berbeda dengan Ida yang saat ini mengabdi di kampungnya sebagai Sekretaris Desa Kendalkemlagi, Kecamatan Karaggeneng, Lamongan. Dia mengaku menjadi Sekretaris Desa lewat proses yang berliku, salah satunya ketidakterbukaan informasi pada proses seleksi.

Ida alumni UB
Ida alumni UB

“Saya lulus 2017 kemudian ikut CPNS tapi gagal. Akhir 2017 kami mendengar ada seleksi sekretaris desa. Tapi saat keluarga saya tanya ke kepala desa bilangnya tidak ada,” kisahnya.

Ida tak langsung patah semangat begitu saja, ia pun memberanikan diri bertemu langsung kepala desa untuk menanyakan informasi penerimaan tersebut. Usahanya pun membuahkan hasil karena seleksi langsung dibuka untuk umum.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut