Kisah Pedagang Sayur Sepiati Rela Jadi Penari Topeng demi Lunasi Utang
Dari kampung ke kampung dirinya berkeliling untuk menari. Berharap mendapatkan pemasukan tambahan guna membayar utangnya.
“Utang kulo kathah bu. Bojo kulo tukang becak. (Utang saya banyak bu. Suami saya pekerjaannya sebagai tukang becak)," jelas Sepiati ke Risma.
Ketika bercerita, air mata Sepiati tampak turun deras menyentuh pipinya. Risma lantas menepuk pundak wanita berusia 47 tahun tersebut. "Wes saiki bukaen. Buka. Wes ra usah nangis. (Sudah sekarang buka topengnya. Enggak usah menangis)," tutur Mensos.
Risma lalu menawari Sepiati pekerjaan yakni menjadi penyapu jalanan. Menurut dia, bekerja sebagai tukang sapu jalan memiliki gaji yang lumayan ketimbang menjadi penari topeng.
Tak hanya ditawari pekerjaan, Risma turut meminta Sepiati pindah ke rumah susun. Biaya yang akan dia keluarkan jauh lebih murah.