Kisah Mahasiswa RI Puasa di Australia, Berbuka dengan Makanan Dosa asal India
Lulusan S1 dari Universitas Padjadjaran ini mengatakan masjid-masjid di pinggiran kota sering melaksanakan buka puasa bersama di masjid. Makanan yang disajikan pun beragam dari berbagai negara, salah satunya dosa.
"Waktu itu pernah dengan teman-teman dari Indonesia, juga Bangladesh, Pakistan, dan India. Mereka buat makanan tradisional masing-masing dan lucunya buka puasa tapi dengan dosa, makanan dari India," kisah dia sambil tertawa.

Rivi menjelaskan suasana Ramadan di Australia jelas berbeda dengan di Indonesia, seperti restoran yang tetap buka dan orang-orang makan di siang hari, serta adanya kegiatan yang tetap berlangsung hingga jam buka puasa. Hal itu pun dirasakan Rivi sebagai momen mempelajari keberagaman lebih dalam.
"Kadang jadi lupa sendiri kalau lagi puasa, bahkan ada lho orang asing yang nggak tahu Ramadan dan puasa itu apa. Tapi di satu sisi jadi lebih menghargai momen buka puasa yang ada di mana jumlahnya terbatas," kata dia.
Tak cuma itu, ia juga sempat mengalami puasa dengan waktu berbuka pukul 19.30 waktu setempat. Namun, per 2 April 2023 ada penyesuaian waktu tahunan yang membuat waktu maghrib menjadi lebih cepat.