Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Luhut Tak Direstui Ayah Masuk TNI, Lebih Diidamkan Jadi Insinyur atau Dokter

Minggu, 04 Desember 2022 - 07:55:00 WIB
Kisah Luhut Tak Direstui Ayah Masuk TNI, Lebih Diidamkan Jadi Insinyur atau Dokter
Luhut Binsar Pandjaitan saat menjadi perwira Kopassandha (sekarang Kopassus) (foto: Facebook/Luhut Binsar Pandjaitan)
Advertisement . Scroll to see content

Kartini Pandjaitan mengakui jika sang ayah sangat menginginkan Luhut menjadi seorang dokter atau insinyur, bukan menjadi tentara.

“Padahal, Bapak ingin sekali Bang Luhut menjadi insinyur atau dokter,” kata Kartini.

Meski tidak sesuai keinginan ayahnya, Luhut tetap bersikeras terjun ke dunia militer. Dari situlah Luhut mengakui merasakan sejumlah 'penderitaan'.

Meski keras bekerja dan berprestasi tetapi Luhut tidak pernah mencapai puncak karier di lingkungan TNI. Dia tidak pernah menjadi Kasdam, tidak pernah menjadi Pangdam, Danjen Kopassus, KSAD, tidak juga menjadi Panglima TNI. Padahal Luhut yakin dan merasa memiliki kualifikasi, persyaratan, jasa, penghargaan dan prestasi serta jenjang kepangkatan untuk bisa menduduki semua tingkatan dan jabatan itu.

“Tapi inilah hidup, kita tidak pernah tahu apa yang digariskan oleh alam untuk kita,” kata Luhut.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut