Kisah Inspiratif Varen, Anak dari Ibu Kantin SD Kuliah Gratis di UGM Lewat Jalur SNBP
“Kami sengaja sekolahkan dia jauh dari rumah agar tidak mendapat tekanan sosial, terutama soal keberadaan ayahnya,” kata Siti.
Cinta Varen terhadap dunia kimia mengantarkannya pada cita-cita menempuh pendidikan tinggi di UGM. Tanpa bimbingan belajar mahal, dia memaksimalkan les murah, belajar mandiri secara daring dan memperbanyak doa. Berbagai keterbatasan tidak membuatnya gentar. Yang terpenting baginya restu ibu dan kemauan belajar.
“Saya percaya kalau kita niat cari ilmu, Allah pasti kasih jalan,” ujar Varen.
Meski dikenal pendiam, Varen merupakan siswa berprestasi sejak kecil. Dia selalu menempati peringkat atas di sekolah, menjuarai lomba menggambar dan dikenal baik hati oleh teman-teman serta guru-gurunya.
Kini, Varen sudah resmi menjadi bagian dari civitas akademika UGM. Dia menatap masa depan dengan mimpi yang lebih besar, bisa melanjutkan studi S-2 dan bekerja di sektor pemerintahan atau BUMN untuk membalas semua perjuangan sang ibu.
“Saya ingin buktikan pada ayah saya, bahwa anak yang ditinggalkannya bisa jadi seseorang yang berhasil. Saya dan kakak saya bisa kuliah dan mandiri,” ucapnya penuh semangat.
Editor: Donald Karouw