Kisah Inspiratif Arsinta Jadi Maba Unair Termuda, Baru Berusia 16 Tahun
“Pihak pondok tidak hanya mengajarkan pelajaran sekolah seperti kimia, fisika, atau biologi saja. Ketika kurikulum SNBT berubah dan hanya ada TPS saja, pihak pondok juga melakukan banyak upaya, seperti mengadakan try out dan mengerjakan soal TPS setiap hari,” ucap dia dikutip Kamis (22/6/2023).
Selain mengandalkan pembelajaran dari pihak pondok, ternyata Arsinta juga belajar secara mandiri setiap malam. Ia bahkan rela tidak bermain dengan ponsel agar fokus belajar selama liburan.
“Selain memanfaatkan pembelajaran dari pihak pondok, saya juga belajar mandiri. Saat malam, saya belajar dengan buku-buku pelajaran yang saya bawa dari rumah. Terus, saat liburan juga saya banyak belajar dan tidak banyak main HP,” tutur dia.
Arsinta merupakan salah satu siswa yang lolos program akselerasi saat SMA di MA Unggulan Amanatul Ummah Pacet. Sebagai siswa akselerasi, tidak jarang dirinya mengalami kesulitan untuk memahami materi pembelajaran.
Selain itu, padatnya kegiatan di pondok pesantren juga kerap membuat ia kelelahan saat belajar di dalam kelas. Namun, berkat kerja keras dan semangatnya, ia berhasil bertahan.