Kisah Inspiratif Arin yang Nyaris Putus Sekolah, Kini Jadi Pakar Ekonomi
Di balik kesulitan tersebut, Arin tidak pernah berputus asa. Ia selalu tekun dalam belajar tanpa peduli latar belakang ekonomi keluarganya. Baginya, semua orang berhak atas pendidikan yang laik.
Dengan penuh harapan, Arin pun memberanikan diri mendaftar ke SMK walaupun tidak memiliki uang saat itu. Beruntungnya, ia bertemu dengan temannya dan dibantu untuk mendatar.
“Waktu itu, saat saya mendaftar di SMK saya tidak ada uang sama sekali, hanya ada uang untuk bayar angkot. Tapi saya tetap yakin datang dan daftar saja. Rupanya Allah menolong lewat perantara kawan saya sehingga saya bisa mendaftar hari itu juga,” tutur Arin.
Arin pun mendapatkan beasiswa dari SMK karena memiliki prestasi akademik yang gemilang. Hidupnya tidak berubah mudah begitu saja, saat menuju bangku perkuliahan ia sempat mengalami cobaan.
Saat itu, Arin berencana melanjutkan pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Namun keberuntungan belum memihaknya. Ditambah lagi, Ayahnya meninggal di tahun itu, sehingga ia perlahan mengubur mimpinya.