Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier bakal Bertemu Prabowo di Jakarta Senin Depan
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Brigjen TNI Iwan Setiawan, Jenderal Bintang Satu Penakluk Puncak Everest

Jumat, 26 Juni 2020 - 22:22:00 WIB
Kisah Brigjen TNI Iwan Setiawan, Jenderal Bintang Satu Penakluk Puncak Everest
Danrem 173/Praja Vira Braja Brigjen TNI Iwan Setiawan menceritakan pengalamannya saat mendaki Everest, puncak tertinggi di dunia dalam ekspedisi Kopassus pada 1997, Jumat (26/6/2020). (Foto-foto: Dispenad).
Advertisement . Scroll to see content

“Bayangkan suhu minus 50 derajat Celcius. Sepanjang jalan banyak orang-orang meninggal,” ucapnya.

Mendaki Everest ibarat pertaruhan hidup dan mati. Di ketinggian 8.500 meter dari permukaan laut, Iwan terjatuh kehabisan oksigen. Momen itu menjadi saat-saat kritis.

“Bayangkan, bagaimana bisa enggak orang hidup di ketinggian 8.500 (mdpl) dengan suhu minus 50. Saya kehabisan oksigen, tanpa matras, tanpa sleeping bag, antara hidup dan tidak,” tuturnya.

Sekali lagi, kekuatan doa yang akhirnya menjadi penyelamat. Iwan mengaku berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar diberikan keselamatan, dapat menyelesaikan tugas dan kembali ke Tanah Air untuk bertemu keluarga.

Pada saat-saat terberat itu, dia pun terbayang istrinya yang sedang hamil. Bayangan sang istri, juga tugas sebagai prajurit TNI mengobarkan terus semangatnya untuk berdiri dan melangkahkan kaki, melewati batu terjal berselimut es di bawah terpaan angin dingin yang membekukan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut