Kisah Ariful Bahri, Ustaz Asal Indonesia Jadi Penceramah Tiap Hari di Masjid Nabawi
Setelah mendapatkan informasi namanya terdaftar sebagai mahasiswa UIM yang dipilih untuk mengajar di Nabawi, ia diminta untuk menghubungi seorang Syaikh di masjid tersebut yang bertanggung jawab atas dakwah.

"Pada saat itu, saya sedang berlibur di Indonesia. Setelah Idul Adha, saya langsung pergi ke sana. Saya diwawancarai oleh seorang syaikh terkait bahasa Arab, hafalan Aalquran, dan lain-lain," tuturnya.
Ariful, seorang lulusan doktor bidang Aqidah, biasanya mengadakan pengajian di pintu (gate) 19, tidak jauh dari pintu utama Masjid Nabawi.
Selama musim haji, pengajarannya difokuskan pada manasik haji. Sedangkan di luar musim haji, pengajarannya difokuskan pada dua hal, yaitu keutamaan-keutamaan kota Madinah dan sejarahnya.
"Pengajaran mengenai keutamaan-keutamaan Madinah dan sejarahnya. Selama musim haji seperti sekarang, fokusnya adalah manasik haji," kata Ariful.