Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Yordania Undang Indonesia Ikut Misi Airdrop Bantuan Kemanusiaan ke Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Kisah 2 Dokter Asal Malang Bertugas di Gaza: Operasi Pasien di Tengah Bom dan Kelaparan

Jumat, 08 Agustus 2025 - 12:08:00 WIB
Kisah 2 Dokter Asal Malang Bertugas di Gaza: Operasi Pasien di Tengah Bom dan Kelaparan
Dua dokter asal Malang saat melakukan operasi di Gaza, Palestina, dalam kondisi fasilitas dan peralatan sangat terbatas. (Foto: Dokumentasi pribadi dr Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, dr Ristiawan menggambarkan situasi rumah sakit sangat kritis. Kapasitas ruangan melonjak 250 persen dari kondisi normal dan sebagian pasien harus dirawat di tenda-tenda darurat.

“Obat-obatan yang tersedia adalah jenis lama yang sudah jarang dipakai. Bahkan blok hemodialisis hancur akibat bom,” kata dr Ristiawan.

Tak hanya pasien, kelaparan juga melanda tenaga medis di Gaza. Beberapa dokter setempat bahkan jatuh sakit karena tidak makan selama 2 hari. Salah satu pengalaman yang membekas adalah ketika satu permen dibagi ke beberapa dokter karena tidak ada makanan lain.

“Seorang dokter harus diinfus karena lemas. Anak-anak mereka menangis kelaparan. Kami pun tak tega makan sendiri,” ucapnya.

Meski demikian, warga Gaza tetap menunjukkan ketegaran yang luar biasa.

“Kami melihat orang-orang keluar dari lorong bangunan, tubuh mereka kurus, lemah, tapi tetap sopan. Hungry but not angry,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut