Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dasco Telepon Nanik dan Bahlil saat Terima Mahasiswa di DPR, Sampaikan Aspirasi MBG-BBM
Advertisement . Scroll to see content

Ketua Banggar DPR Sebut Anggaran MBG 2027 Turun Jadi Rp174 Triliun, Ini Penyebabnya

Senin, 06 Juli 2026 - 17:52:00 WIB
Ketua Banggar DPR Sebut Anggaran MBG 2027 Turun Jadi Rp174 Triliun, Ini Penyebabnya
Ketua Banggar DPR, Said Abdullah. (Foto: Felldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI memastikan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) turun pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Bujet program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu ditaksir berjumlah Rp174 triliun.

"Kalau MBG, pasti turun," ucap Ketua Banggar DPR, Said Abdullah di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Said menambahkan, penurunan itu disesuaikan dengan jumlah titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan total 21.0000 titik dan penerima manfaat program tersebut. 

"Kita ingin melihat dulu dari 27.000 titik SPPG, seharusnya itu kan 21.000 kebutuhannya. Oke, satu. Kemudian yang kedua, kita tinggal hitung untuk melayani 84 juta siswa kita," kata dia.

"Sehingga hitungan saya, kalau juga di luar anggaran pendidikan ada anggaran kesehatan yang masuk seperti umpamanya stunting, ibu hamil, itu tidak lebih dari Rp 174 triliun," tuturnya.

Berdasarkan perhitungan tersebut, penurunan dari Rp268 triliun menjadi Rp174 triliun berarti berkurang sekitar Rp94 triliun atau sekitar 35 persen dari alokasi sebelumnya.

Meski demikian, Said mengatakan, adanya penyesuaian anggaran Program MBG tidak boleh mengorbankan kualitas layanan yang diterima oleh penerima manfaat.

Menurutnya, fokus utama pemerintah dan DPR bukan semata pada besaran anggaran, melainkan memastikan tata kelola program berjalan baik serta kualitas gizi yang diterima anak-anak tetap terjaga.

"MBG itu jangan sebentar-sebentar yang bombastis anggarannya sedemikian rupa. Tapi ketika turun, "Lah, kok turun?" Bukan. Tapi yang penting menjaga kualitas, yang pertama tentu menjaga tata kelola dan kualitas gizi yang diterima oleh anak didik kita. Maka dengan penurunan anggaran itu, kualitasnya akan tetap terjaga," ujar legislator PDIP itu.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut