Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ide Bisnis 2026 Laris Manis Banjir Cuan, Ini Rahasianya!
Advertisement . Scroll to see content

Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan

Selasa, 03 Februari 2026 - 17:52:00 WIB
Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan
PHR mengelola defisit energi di Blok Rokan. (Foto: dok PHR)
Advertisement . Scroll to see content

Dipimpin oleh Senior Manager Desy Kurniawan, tim ini menjadi pusat syaraf (nerve center) dari seluruh operasi Zona Rokan dan penyelamatan produksi selama krisis berlangsung.

Desy menekankan bahwa keberhasilan mengelola operasi adalah hasil kolaborasi tanpa sekat fungsi vital di bawah komando IMT: PRIME, Productions & Operations (PO), Power Generation & Transmission (PGT) yang mengelola transmisi listrik, dan Hydrocarbon Transportation (HCT) yang mengelola aliran minyak di pipa pengiriman.

Mereka harus menghitung Loss of Production (LPO) setiap harinya, memantau status fasilitas, dan menyusun puzzle ketersediaan gas yang terbatas untuk hasil minyak yang maksimal. Menghindari Mimpi Buruk: Congeal & Overflow Kenapa Gathering Station (GS) dan sumur prioritas harus dijaga mati-matian? Jawabannya ada pada satu kata yang ditakuti setiap insinyur perminyakan: Titik Kritis (Criticality).

Minyak di Blok Rokan memiliki karakteristik unik yang mudah membeku (congeal) jika suhu turun. Jika aliran berhenti total, minyak di pipa akan mengeras seperti lilin. Selain itu, jika daya di Stasiun Pengumpul (Gathering Station) mati, risiko overflow (meluapnya fluida produksi) mengintai, yang bisa berakibat fatal bagi lingkungan dan keselamatan.

"Di sinilah peran PRIME menyusun strategi ramp-up. Mereka melakukan kalkulasi perkiraan produksi berdasarkan ketersediaan gas yang ada. Ini seperti mengatur lalu lintas udara yang sangat padat dengan bahan bakar terbatas," kata Desy.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut