Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Longsor Terjang Leksono Wonosobo, 1 Orang Tewas Tertimbun
Advertisement . Scroll to see content

Kepala BNPB Minta Maaf usai Sebut Bencana Sumatera Kelihatan Mencekam di Medsos

Senin, 01 Desember 2025 - 14:04:00 WIB
Kepala BNPB Minta Maaf usai Sebut Bencana Sumatera Kelihatan Mencekam di Medsos
Kepala BNPB Suharyanto (dok. istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto meminta maaf kepada Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu. Permintaan maaf disampaikan saat melihat kondisi bencana di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Minggu (30/11/2025).

Dia tidak menyangka dengan besarnya dampak bencana banjir di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara ini. 

"Saya tidak mengira sebesar ini. Saya mohon maaf Pak Bupati. Ini, bukan berarti kami tidak peduli begitu,” kata Suharyanto, Minggu (30/11/2025).

Suharyanto menyatakan, BNPB hadir di Tapanuli Selatan ini untuk menolong masyarakat yang terdampak banjir. Termasuk juga di daerah-daerah lain.

"Tidak ada bedanya (penanganan di) utara, selatan, tengah. Itu sama semua bagi kami," ujar Suharyanto.

Sebelumnya, Suharyanto angkat bicara mengenai bencana Sumatera yang belum ditingkatkan statusnya menjadi bencana nasional. Dia menegaskan, penetapan status itu mempertimbangkan dari skala korban dan akses menuju lokasi bencana.

Dia mengakui, bencana ini terlihat mencekam seperti unggahan-unggahan yang beredar di media sosial.

"Memang kemarin kelihatannya mencekam ya, kan berseliweran di media sosial, nggak bisa bertemu segala macam," ucap Suharyanto dikutip Minggu (30/11/2025).

Namun, Suharyanto enggan menyatakan apakah bencana kali ini bisa dikategorikan bencana nasional apa bukan. Dia hanya menegaskan, saat ini bencana Sumatera masih berstatus bencana provinsi.

"Saya tidak perlu menyampaikan apakah perlu tidaknya status darurat bencana nasional atau daerah, tapi sekarang statusnya masih bencana daerah tingkat provinsi," katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut