Kementrans Siapkan Proyek Percontohan Budidaya Alpukat untuk Tingkatkan Penghasilan Warga
Iftitah menilai Kawasan Transmigrasi Barelang memiliki potensi besar untuk dikembangkan tidak terbatas pada sektor kekayaan alamnya.
“Mengembangkan Tanjung Banon bukan hanya potensi lautnya atau pertaniannya, hortikulturanya, tapi juga potensi-potensi ekonomi lainnya termasuk budaya Melayu,” tuturnya.
Untuk mendukung penguatan ekonomi lokal, pemerintah juga mendorong pemanfaatan lahan dan bangunan rumah warga untuk usaha pariwisata berbasis komunitas.
“Kita nanti bikin sentra kuliner, kemudian tadi kita ada diskusi ide bikin hotel kampung semacam homestay. Bapak Ibu diberikan 45 meter bangunan, jadi nanti ada sisa lahan yang bisa kita berdayakan untuk model hotel kampung, homestay,” katanya.
Selain itu, Kementrans akan mendirikan Kampus Patriot di Kawasan Transmigrasi Barelang.
“Kampus Patriot itu adalah anak-anak pintar dari seluruh Indonesia, mereka akan kuliah di ITB, di UI, di UGM, di beberapa universitas terbaik di Indonesia, tetapi studinya tidak di Jawa. Mereka akan tinggal sehari-hari bersama Bapak Ibu sekalian di Tanjung Banon,” ujarnya.
Kementrans menegaskan penciptaan ekonomi baru di Kawasan Transmigrasi Barelang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan memberikan pendampingan langsung. Berbagai program tersebut pun akan mulai dilaksanakan pada tahun 2026.
Editor: Aditya Pratama