Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dahsyatnya Banjir Lahar Hujan Semeru Tutup Jalur Lumajang-Malang, 2 Rumah Rusak
Advertisement . Scroll to see content

Kemenkes Identifikasi 10 Penyakit Terbanyak Pengungsi Banjir di Sumbar, ISPA Tertinggi

Sabtu, 06 Desember 2025 - 09:17:00 WIB
Kemenkes Identifikasi 10 Penyakit Terbanyak Pengungsi Banjir di Sumbar, ISPA Tertinggi
Puskris Kemenkes mengidentifikasi 10 penyakit yang terbanyak yang ditemukan di tengah pengungsian banjir Sumbar, dengan ISPA menjadi kasus tertinggi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pusat Krisis Kementerian Kesehatan (Puskris Kemenkes) mengidentifikasi 10 penyakit yang terbanyak yang ditemukan di tengah pengungsian banjir Sumatra Barat (Sumbar) periode 25 November-2 Desember 2025. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi kasus penyakit tertinggi.

"Kemenkes mencatat ISPA merupakan kasus penyakit yang tertinggi tercatat di wilayah terdampak Sumbar, kasus tercatat sebanyak 181 kasus," tulis keterangan Puskris Kemenkes yang diterima, Sabtu (6/12/2025).

Lalu, demam 131 kasus, darah tinggi 103 kasus, infeksi kulit 79 kasus, alergi 54 kasus, flu 43 kasus, nyeri otot 34 kasus, sakit kepala 32 kasus, vertigo 30 kasus dan asam lambung 28 kasus. Di luar kasus yang ditemukan di lapangan, Puskris menyiagakan untuk mengantisipasi potensi beberapa penyakit. 

Puskris dan Dinas Kesehatan Sumbar telah melakukan kesiapsiagaan untuk mencegah timbulnya kasus penyakit di tengah masyarakat. Di wilayah Sumbar, pihaknya dan Dinas Kesehatan Sumbar telah memobilisasi tim pendampingan manajemen krisis kesehatan. 

Puskris Kemenkes merilis potensi peningkatan penyakit, di antaranya berbasis lingkungan, seperti diare dan ISPA, berbasis pada zoonosis, penyakit leptospirosis, serta potensi penyakit lainnya yaitu malaria, DBD, chikungunya, campak, difteri dan pertussis.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut