JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi sekitar 143,9 juta orang melakukan perjalanan pada periode libur panjang Lebaran 2026. Angka ini berdasarkan survei terkait rencana bepergian saat musim Lebaran.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan angka tersebut menurun jika dibandingkan dengan realisasi pergerakan orang pada periode Lebaran tahun yang berjumlah 154 juta orang atau berkurang sekitar 1,7 persen.
Israel Izinkan Geng Abu Shabab Ikut Awasi Penyeberangan Rafah dan Geledah Warga Palestina
"Jadi walaupun bapak dan ibu melihat ada sedikit penurunan sebesar 1,7 persen, namun ini tidak mengurangi kewaspadaan kami dalam rangka persiapan karena melihat tahun kemarin itu ternyata terjadi peningkatan yang cukup signifikan dalam realisasi jumlah masyarakat yang melakukan pergerakan," ujar Dudy dalam keterangannya, Kamis (13/2/2026).
Untuk melayani pergerakan masyarakat tersebut, Dudy mengatakan Kemenhub telah mempersiapkan sarana angkutan Lebaran di antaranya 31.345 unit bus, 829 unit kapal, 2.683 unit sarana kereta api, 392 unit pesawat, serta 255 unit kapal penyeberangan.
Diskon Tarif 30 Persen, KAI Siapkan 1,2 Juta Tiket untuk Mudik Lebaran 2026
Per hari ini, jumlah sarana transportasi yang sudah melalui ramp check antara lain angkutan darat sebanyak 19.376 unit, angkutan laut 485 unit, angkutan penyeberangan 19 unit, angkutan udara 392 unit, serta perkeretaapian 2.177 unit.
"Kami mempersiapkan dan memastikan sarana transportasi melakukan ramp check atau pemeriksaan kondisi layak jalan. Kami lakukan sampai dengan mendekati pelaksanaan angkutan Lebaran. Jadi ini kami sudah mulai dan akan terus berjalan untuk memastikan bahwa mode transportasi yang akan digunakan selama masa angkutan lebaran adalah yang laik jalan," kata Dudy.
Jalan Tol Berlubang Imbas Hujan, Jasa Marga Targetkan Perbaikan Tuntas Sebelum Mudik Lebaran