Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BGN Evaluasi MBG, Verifikasi Data 63 Juta Penerima Manfaat dan Insentif SPPG
Advertisement . Scroll to see content

Kemendukbangga Teken MoU dengan BGN terkait Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil hingga Balita

Selasa, 21 Januari 2025 - 07:28:00 WIB
Kemendukbangga Teken MoU dengan BGN terkait Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil hingga Balita
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji dengan Kepala BGN Dadan Hindayana saat menyambangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Sareal, Kota Bogor. (Foto: Putra Ramadhani Astyawan)
Advertisement . Scroll to see content

"Karena itu bekerjasama dengan kita tugasnya Kementerian saya satu menyiapkan datanya berapa ibu hamilnya, berapa ibu menyusuinya, berapa ibu yang punya balita," katanya.

"Kemudian setelah itu mendistribusikan membantu mengirim makanan ke tempat masing-masing setelah itu bikin skemanya biar nanti teknisnya seperti apa dari BGN termasuk tadi mohon maaf yang anaknya kecil yang belum bisa makan apa, yang sudah 5 tahun apa di luar PAUD ya, yang terkahir monitoring dan evaluasi," tuturnya.

Pada hari Senin, terdapat 89 ibu menyusui, 14 ibu hamil, dan 231 balita yang mendapatkan program MBG di Puskesmas Kenari. Dengan mendapat asupan gizi yang baik, program ini juga diharapkan dapat menurunkan angka stunting pada anak.

"Yang saya sampaikan tadi ini salah satu cara mencegah stunting sehingga nanti akan kita evaluasi seperti apa setelah dikasih asupan gizi oleh pak Presiden melalui program ini, tinggi badannya, beratnya seperti apa nanti kerjasama dengan Posyandu," ucapnya.

"Dengan BGN ini lebih fokus karena jelas beliau leadernya, saya teknis suporting untuk datanya. Nanti penyebab stunting akibat asupan gizi maka kita kerjasama dengan BGN, nanti kalau sebabnya yang lain kita kerjasama dengan yang lain," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut