Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks PPK Kemendikbudristek Ngaku Terima dan Bagi-Bagi Uang Pengadaan Laptop Chromebook
Advertisement . Scroll to see content

Kemendikbudristek Beberkan Keunggulan Kurikulum Prototipe, Ada Apa Saja?

Kamis, 30 Desember 2021 - 10:59:00 WIB
Kemendikbudristek Beberkan Keunggulan Kurikulum Prototipe, Ada Apa Saja?
ilustrasi belajar
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kemendikbudristek berencana menerapkan kurikulum prototipe di tahun 2022 mendatang. Bahkan, Kemendikbudristek mengklaim ada beberapa keunggulan dibanding opsi kurikulum lainnya. Apa saja?

Plt Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Kemendikbudristek Zulfikri menjelaskan pada dasarnya, penerapan opsi kurikulum prototipe adalah sukarela bagi satuan pendidikan. Namun, sekolah diminta memahami secara mendalam konsep kurikulum ini terlebih dahulu. 

Zulfikri mengungkapkan kurikulum prototipe dapat membantu mengatasi menurunnya kemampuan belajar (learning loss) pada siswa yang melakulan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Sehingga, kurikulum ini jauh lebih sederhana dibanding yang biasa.

“Kalau menggunakan kurikulum yang padat materi sementara PTM dilakukan secara terbatas, itu tidak mungkin (akan mencapai kualitas belajar yang diharapkan). Sehingga (kurikulumnya) perlu disederhanakan,” paparnya melalui siaran pers, Kamis (30/12/2021).

Adapun, keunggulan kurikulum prototipe lainnya adalah

  • 1. Guru tak dikejar-kejar target materi pembelajaran yang padat
  • 2. Guru lebih fokus pada materi esensial yang berorientasi pada kebutuhan dan penguatan karakter siswa
  • 3. Metode pembelajarannya lebih bervariasi
  • 4. Situasi belajar lebih menyenangkan bagi guru dan siswa
  • 5. Guru diberi kesempatan untuk mengeksplor potensi siswa lewat berbagai inovasi pembelajaran.

“Kurikulum prototipe berbasis kompetensi statusnya semacam model. Model untuk pilihan di mana guru dan murid tidak merasa terlalu terbebani. Penyempurnaan dari kurikulum darurat, di kurikulum prototipe ini (strukturnya) lebih ditata selain disederhanakan juga,” ungkap Zulfikri.  

 “Saat penerapan kurikulum darurat, terjadi mitigasi 73 % dari learning loss. Dan ini dilanjutkan dengan kurikulum prototipe pemulihan pembelajaran yang menjadi dasar untuk pengembangan kurikulum prototipe. Selama dua tahun, yaitu tahun 2022 sampai dengan 2024 sekolah dapat menerapkan kurikulum prototipe ini. Untuk kemudian akan kita evaluasi kembali," imbuhnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut