Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Minyak Goreng hingga Gula Kompak Naik, Ini Daftar Lengkapnya!
Advertisement . Scroll to see content

Kemendag Berencana Naikkan Kuota DMO Minyak Goreng Imbas Kelangkaan Minyakita

Selasa, 14 April 2026 - 19:21:00 WIB
Kemendag Berencana Naikkan Kuota DMO Minyak Goreng Imbas Kelangkaan Minyakita
Kemendag berencana menambah pasokan Minyakita ke Perum Bulog dan BUMN pangan lainnya dalam waktu dekat. (Foto: Ilustrasi/Dok. IMG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso berencana menambah pasokan Minyakita ke Perum Bulog dan BUMN pangan lainnya dalam waktu dekat. Rencana tersebut merespons keterbatasan stok minyak goreng rakyat di pasaran yang mengakibatkan inflasi harga.

Budi menekankan, ketentuan Domestic Market Obligation (DMO) sebesar 35 persen melalui BUMN merupakan batas minimal yang harus dipenuhi pelaku usaha. Peningkatan realisasi penyaluran di atas ketentuan tersebut dapat dilakukan, sepanjang didukung kesiapan pasokan.

"Kementerian Perdagangan siap memfasilitasi pertemuan antara pelaku usaha atau produsen dengan BUMN Pangan untuk membahas penguatan distribusi. Langkah ini diharapkan dapat mendukung kelancaran penyaluran Minyakita sehingga stabilitas harga minyak goreng di tingkat konsumen tetap terjaga," ucap Budi dalam keterangan tertulis kepada iNews.id, Selasa (14/4/2026).

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal Shoffan Shofwan tidak menafikan adanya kelangkaan stok Minyakita di pasar tradisional yang memantik kenaikan harga. 

Kemendag memastikan penyaluran minyak ke pedagang pasar rakyat dioptimalkan melalui jalur distribusi BUMN, yaitu Perum Bulog dan BUMN Pangan seperti ID Food dan Agrinas.

"Sebagai informasi, realisasi distribusi meningkat secara signifikan, yaitu mencapai 49,45 persen dari total realisasi DMO," tuturnya.

Kemendag, kata Iqbal, akan terus mendorong optimalisasi distribusi agar pasokan Minyakita di pasar rakyat tetap terjaga. Kemendag juga memperkuat koordinasi dengan pelaku usaha dan pemangku kepentingan terkait guna memastikan kelancaran distribusi dan mencegah terjadinya hambatan pasokan di lapangan.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani meminta tambahan kuota Minyakita kepada Kemendag untuk mengatasi kelangkaan yang terjadi di sejumlah pasar. 

Bulog mengharapkan batasan DMO dinaikkan sehingga memacu distribusi Minyakita di pasaran sekaligus mendukung program pangan yang dilakukan Bulog selama ini. Bulog menginginkan penambahan kuota DMO Minyakita menjadi 65 persen, dari sebelumnya 35 persen.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut