Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanggapi Kematian Dokter Internship, Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia Desak Bentuk Tim Audit
Advertisement . Scroll to see content

Kematian dr Myta Aprilia Ungkap Realita Menyedihkan Dokter Internship di RS, Ini Faktanya!

Senin, 04 Mei 2026 - 09:03:00 WIB
Kematian dr Myta Aprilia Ungkap Realita Menyedihkan Dokter Internship di RS, Ini Faktanya!
dr Myta Aprilia Azmy. (Foto: Instagram
Advertisement . Scroll to see content

Namun realitanya, para dokter internship justru kerap dipercaya menjaga IGD, menangani pasien rawat inap, hingga menjawab panggilan medis di tengah malam. Tugas tersebut dijalani dengan tekanan tinggi, sering kali tanpa waktu istirahat yang cukup.

“Mereka masih belajar, tapi sudah memikul tanggung jawab besar. Jaga IGD, rawat pasien, menjawab panggilan di tengah malam. Semua dijalani, sering tanpa cukup istirahat, tanpa rasa aman yang memadai,” ujar dr. Didi.

Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan karena ketika dokter internship jatuh sakit, tidak sedikit dari mereka tetap dipaksa atau merasa harus tetap bekerja demi memenuhi kewajiban pelayanan rumah sakit.

Padahal, menurut dr Didi, di balik status internship, mereka tetap manusia biasa yang membutuhkan perlindungan, kesejahteraan, dan rasa aman dalam bekerja.

"Kita lupa, di balik status ‘internship’ ada manusia yang juga butuh dilindungi. Kesejahteraan dan keamanan mereka bukan sekadar formalitas," tegasnya.

Ia pun mempertanyakan mengapa kasus serupa masih terus terjadi dan kembali memakan korban di kalangan dokter muda. "Mengapa masih ada korban lagi?" pungkas dr Didi.

Kasus meninggalnya dr Myta kini menjadi pengingat keras bahwa sistem kerja dokter internship perlu dievaluasi serius. Banyak pihak menilai, dokter yang masih berada dalam masa pembelajaran tidak seharusnya dibebani tanggung jawab berat tanpa dukungan dan perlindungan yang memadai.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut