Kasat Narkoba dan Kabag Ops Polres Kampar Dicopot, Buntut 11 Tahanan Kabur
“Tidak boleh ada kekosongan kendali di lapangan, apalagi ketika sejumlah pejabat sedang diperiksa Bidang Propam. Organisasi harus tetap berjalan dan publik harus tetap dilayani,” ujar Wakapolda Riau, Senin (19/5/2025).
Selain itu, penguatan pengawasan terhadap ruang tahanan Polres Kampar juga dilakukan melalui penunjukan Ipda Hazli Murham sebagai pejabat baru yang diarahkan menjadi Kasat Tahti Polres Kampar.
Wakapolda menegaskan, mutasi ini bagian dari langkah manajerial strategis yang bertujuan tidak hanya sebagai sanksi atau rotasi semata, tetapi sebagai peneguhan komitmen institusi terhadap profesionalisme dan kepercayaan publik.
“Setiap pejabat yang diberi amanah harus siap bekerja dengan patuh terhadap perintah pimpinan, profesional dalam bertugas, dan paham akan arah kebijakan institusi. Kita tidak boleh memberi ruang untuk kelalaian,” ujar Brigjen Jossy.
Polda Riau menegaskan akan terus mengevaluasi menyeluruh agar insiden serupa tidak terulang. Selain itu memastikan institusi Polri tetap menjadi garda terdepan dalam pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Diketahui, saat ini sudah sebagian tahanan kabur kembali ditangkap. Namun sebagian lagi masih dalam pengejaran petugas gabungan.
Editor: Donald Karouw