Kardinal Suharyo Kutip Pesan Paus Leo XIV soal Pemimpin Maklumi Perang: Doa Tak Akan Didengar
Lebih lanjut, Suharyo menilai peperangan di era saat ini sangat mengerikan karena melanggar hukum internasional serta deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dia juga menegaskan bahwa perang tidak menghasilkan kebaikan apa pun.
"Kita semua tahu kali ini perang yang berlangsung sekarang ini dengan segala macam hal yang mengerikan itu adalah pelanggaran terhadap hukum internasional, pelanggaran terhadap deklarasi PBB," katanya.
"Jadi buahnya apa? Buahnya atau tidak ada buahnya, yang ada adalah akibat yang sangat buruk bukan hanya bagi dunia, bagi bumi, tetapi bagi umat manusia. Ini posisi yang jelas di dalam Gereja Katolik yang dinyatakan secara jelas pula oleh Paus Leo ke-14," ucap Suharyo.
Kardinal Suharyo pun mengajak umat Katolik untuk terus mendoakan perdamaian dunia sebagaimana pesan Paus Leo XIV. Dia berharap, umat dapat menjadi terang di tengah situasi dunia yang penuh kegelapan.
"Ketika kita berjumpa dengan kekuatan kegelapan yang tampil di dalam pemimpin-pemimpin yang gelap mata, ya dunianya akan menjadi seperti ini. Tapi saya yakin di tengah-tengah kegelapan itu selalu ada kalaupun bukan terang besar tetapi lilin kecil yang menerangi kemanusiaan itu," tuturnya.
Editor: Aditya Pratama