Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istana Ajak Mahfud MD Gabung Komite Reformasi Kepolisian
Advertisement . Scroll to see content

Kapolri Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri sebelum Presiden Prabowo Umumkan Tim Komisi Reformasi Kepolisian

Senin, 22 September 2025 - 09:12:00 WIB
Kapolri Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri sebelum Presiden Prabowo Umumkan Tim Komisi Reformasi Kepolisian
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (dok. Polri)
Advertisement . Scroll to see content

Diketahui, Menurut Menteri Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra sebelumnya mengatakan, saat ini pemerintah sedang dalam proses untuk menentukan ketua dan anggota Komisi Reformasi Kepolisian. 

"Tim Reformasi Kepolisian mungkin dalam 2-3 minggu ke depan akan dibentuk timnya," kata Yusril di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Adapun tim tersebut juga akan diisi oleh Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang keamanan, ketertiban masyarakat, dan reformasi kepolisian.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebelumnya juga mengatakan tengah menyiapkan instrumen hukum berupa keputusan presiden (Keppres) yang mengatur rincian teknis mengenai bentuk, struktur, dan mekanisme kerja komisi tersebut.

Prasetyo menambahkan, saat ini Presiden Prabowo Subianto sedang mencari sosok figur yang relevan untuk menjabat sebagai Ketua Komisi Reformasi Kepolisian.

"Belum ada yang ditunjuk sebagai ketua," kata Prasetyo. 

Prasetyo mengatakan tugas Komisi Reformasi Kepolisian berbeda dengan peran Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang keamanan, ketertiban masyarakat, dan reformasi kepolisian. 

"Berbeda, kalau sebagai penasihat khusus itu secara pribadi sebagai penasihat Bapak Presiden," kata Prasetyo.

Pada kesempatan serupa, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan upaya reformasi di tubuh kepolisian sudah berjalan saat ini. 

"Kalau progres perbaikan saya kira sudah secara kultural, kami lakukan upaya punishment dan reward kami sudah lakukan," ujar Listyo.  

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut