Kades di Sambas Terharu, Jalan yang Dinanti 38 Tahun Akhirnya Diresmikan Stafsus Menko Infra
“Dulu sampai ada masyarakat bilang, ‘Pak Kades, pajak jangan dibayar karena jalan kita seperti ini.’ Tapi sekarang, alhamdulillah, pedagang sudah masuk ke kampung,” katanya.
Meski demikian, Yuwono masih menyimpan harapan agar pembangunan dapat dilanjutkan, khususnya untuk menyelesaikan sisa jalan sepanjang sekitar 1,4 kilometer. Ia pun memohon dukungan Presiden Prabowo Subianto, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Bupati Sambas, Staf Khusus Herzaky, serta Kepala BPJN Kalimantan Barat.
Sementara itu, Staf Khusus Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan wujud respons cepat pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terhadap aspirasi masyarakat daerah.
“Di satu tahun usia pemerintahan ini, kami berkomitmen untuk terus bekerja secara responsif. Pembangunan infrastruktur seperti ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan pembangunan hingga ke pelosok negeri. Aspirasi masyarakat Kalbar dan Sambas ini bisa terwujud karena dukungan kepala daerah dan suara masyarakat yang terus disampaikan,” katanya.
Herzaky menyebut perubahan di Kecamatan Subah sebagai awal kebangkitan wilayah yang selama puluhan tahun dikenal sulit berkembang.
“Kalau selama ini ada sebutan Subah susah berubah, alhamdulillah hari ini sudah berubah. Ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo, agar pembangunan konektivitas benar-benar mendorong produktivitas dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat., termasuk di daerah yang selama ini belum tersentuh secara optimal," ujar dia.