Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menag Ungkap Peran Besar Guru Ngaji, Dorong Peningkatan Kesejahteraan
Advertisement . Scroll to see content

Kabar Baik! Kemenag Siapkan Beasiswa Sarjana PJJ untuk Guru Ngaji

Senin, 04 Mei 2026 - 01:08:00 WIB
Kabar Baik! Kemenag Siapkan Beasiswa Sarjana PJJ untuk Guru Ngaji
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberi sambutan pada Wisuda Nasional Guru Ngaji Al-Qur’an di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Dok. Kemenag)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) membuka program Beasiswa Sarjana pendidikan jarak jauh (PJJ) keagamaan. Program beasiswa tersebut disiapkan bagi para pendidik di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan Al-Qur'an atau guru ngaji.

"Program beasiswa ini dirancang khusus agar ustaz dan ustazah bisa kuliah tanpa meninggalkan tugas mengajar. Sistemnya fleksibel, berbasis daring, sehingga tetap bisa mengabdi di masyarakat,” ucap Kasubdit Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an Kemenag, Aziz Syafiuddin dalam keterangannya dikutip, Minggu (3/5/2026).

Pendaftaran Program Beasiswa PJJ Keagamaan telah dibuka mulai 1 April hingga 31 Mei 2026. Pilihan yang tersedia adalah program studi Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Pendidikan Agama Islam di UIN Siber Syekh Nurjati.

Dia menegaskan, seluruh biaya pendidikan mulai dari pendidikan hingga sampai lulus nanti, akan ditanggung penuh oleh pemerintah melalui Kemenag.

Karena itu, dia berharap para pendidik di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan Al-Qur'an dapat memanfaatkan program pendidikan ini.

"Ini adalah kesempatan besar yang harus dimanfaatkan oleh para guru LPQ,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyebut, guru ngaji merupakan salah satu elemen penting dalam memperkuat fondasi moral bangsa. Keberadaannya berkontribusi besar dalam menjaga kehidupan beragama dan karakter sosial masyarakat.

Dia pun berkomitmen untuk memperhatikan kesejahteraan guru ngaji, termasuk dukungan perlindungan sosial. 

“Kita terus mendorong agar para guru ngaji mendapat perhatian yang lebih baik, termasuk akses perlindungan seperti BPJS,” kata Nasaruddin dalam keterangannya.

Menag menambahkan, peran guru ngaji tidak berhenti pada aktivitas mengajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjaga nilai, martabat, dan keberlanjutan tradisi keilmuan Islam di tengah perubahan zaman.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut