Jubir Presiden Adita Irawati Minta Maaf usai Sebut Rakyat Jelata saat Tanggapi Gus Miftah
Adita menjelaskan, penggunaan diksi tersebut telah sesuai dengan arti dan makna yang ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Dalam kamus itu, kata dia, rakyat jelata memiliki arti yakni rakyat biasa.
"Saya gunakan diksi tersebut sesuai dengan arti dan makna yang tercantum di dalam KBBI yang artinya adalah rakyat biasa yaitu kita semuanya rakyat Indonesia," tutur Adita.
Kendati begitu, Adita menyatakan permohonan maaf atas pernyataan tersebut. Dia pun menegaskan tak bermaksud untuk merendahkan kelompok tertentu.
"Sekali lagi, tidak ada maksud untuk lemah kan atau rendahkan, kami akan terus introspeksi diri dan akan lebih hati-hati dalam gunakan bahasa, dan khususnya diksi kata. Kami laksanakan tugas untuk komunikasikan kebijakan strategis dan program prioritas," tandas Adita.
Sebelumnya, Adita Irawati disorot lantaran menyertakan diksi 'rakyat jelata' saat merespons tindakan Gus Miftah mengolok-olok penjual es teh.