JK: Perang AS-Israel ke Iran Picu Kenaikan Harga Minyak hingga Ganggu Logistik
JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) mengatakan perang Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran akan berdampak terhadap perekonomian Indonesia, khususnya kenaikan harga minyak hingga logistik.
"Ya pertama tentu harga minyak naik pasti, itu yang pertama," kata JK saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026).
JK menjelaskan, kenaikan tersebut tidak lepas dari status Indonesia yang masih mengimpor minyak dari Timur Tengah. Ia berharap, gejolak ini tidak berkepanjangan mengingat stok minyak Indonesia terbatas.
"Rata-rata persediaan kita tiga minggu ya, setelah itu mungkin ada di Singapura, tapi supply dari Saudi, dari Iran, dari Kuwait itu sekarang pasti terputus. Nah itu efeknya antara lain," ujarnya.
JK Berduka atas Tewasnya Pemimpin Iran Khamenei dalam Serangan AS-Israel
Selain itu, kegiatan ekspor Indonesia juga akan mengalami hambatan imbas dari perang tersebut.
"Juga ekspor kita tentu ke Eropa akan masalah. Karena ini membuat ya semua timbul ketakutan. Semua orang bersiap seperti itu," ucapnya.
Sebagai informasi, AS-Israel melancarkan serangan ke Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026). Pemerintah Iran pada hari Minggu (1/3/2026) mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah meninggal dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu pagi.
Pemerintah Iran pun mengumumkan 40 hari masa berkabung nasional.
Editor: Puti Aini Yasmin